Cara Membuat BPJS dan Syarat Wajib Pembuatannya

Bingung bagaimana cara membuat BPJS? Bingung juga syarat apa saja yang harus dibawa kalu pas daftar BPJS. Jangan sampai pengalaman saya kemarin terulang sama sahabat. Pas daftar BPJS saya harus balik lagi karena persyaratan yang saya bawa kurang.

Cara membuat BPJS itu nggak ribet kok. Cukup datang ke kantor BPJS, tunjukin sama satpam syaratnya, terus kalau sudah lengkap tinggal ikut edukasi tentang BPJS.

Sebelum kita bahas cara membuat BPJS ini, ada baiknya kita kilas balik tentang jaminan kesehatan yang satu ini.

Cara Membuat BPJS Kesehatan

BPJS atau badan penyelenggara jaminan sosial merupakan salah satu asuransi keluaran pemerintah yang sekarang ini lagi booming. BPJS ini prinsipnya sama kaya askes PNS dan jamkesmas.

BPJS itu sendiri ada dua golongan, PBI dan non PBI. Kalau PBI itu sendiri yaitu penerimaan bantuan iuran, atau kita lebih mengenal dengan sebutan JAMKESMAS. Kalau BPJS PBI ini peserta nggak usah bayar tiap bulan, karena iurannya sudah dibayari dari APBN pemerintah. Kalau BPJS non PBI, peserta harus membayar setiap bulannya. Iurannya juga bervariasi, sesuai dengan kelas perawatan yang diambil.

cara membuat BPJS

Yang termasuk BPJS non PBI ini antara lain askes PNS, TNI/POLRI, pejabat negara, pegawai swasta dan juga individu yang mendaftar menjadi peserta. Untuk kelas perawatan, BPJS terdapat 3 kelas perawatan yaitu kelas I, II dan III.

Untuk iuran setiap bulan tiap kelas berbeda, pembayarannya seperti berikut:

Kelas I iuran Rp 80.000

Kelas II iuran Rp 51.000

Kelas III iuran Rp 25.500

Untuk pembayaran setiap bulan paling lambat tanggal 10, kalau sekarang sih per 1 juli 2016 tidak ada denda untuk keterlambatan iura. Denda akan diberikan apabila setelah 45 hari kepesertaan diaktifkan lagi dan kemudian mendapatkan perawatan inap di rumah sakit. Denda tersebut akan diberikan sebesar 2,5% dari biaya pelayanan rumah sakit untuk setiap bulan tertunggak,dengan syarat sebagai berikut:

  1. Jumlah bulan tertunggak paling banyak 12 (dua belas) bulan.
  2. Besar denda paling tinggi Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

Sekarang untuk mengambil kartu BPJS kita harus membawa form auto debet. Oh iya sementara ini Bank BRI nggak bisa melayani auto debet ya, jadi pastikan untuk kamu yang mau membuat BPJS punya rekening selain BRI.

Baca: Syarat dan Tata Cara Mendaftar Auto Debet

Nanti pas sudah selesai daftar BPJS, petugas BPJS akan meminta kita membayar sejumlah uang sesuai dengan banyaknya tagihan ke bank yang telah bekerja sama atau outlet outlet yang sudah bekerja sama dengan BPJS. Kalau nanti di Bank, selain membayar tagihan untuk satu bulan, kita juga diminta untuk meng auto debet rekening kita. Jadi nggak usah repot repot bayar BPJS setiap bulan karena harus membayar secara manual.

Jangan khawatir kalau harus daftar di akhir bulan, kemarin saya daftar tanggal 29 maret, petugas BPJS meminta saya untuk membayar tagihan di bank dan meminta saya untuk meng auto debet rekening saya. Sebelumnya petugas BPJS memberitahu saya agar berpesan ke pegawai bank untuk memulai auto debet pada bulan mei karena yang april sudah dibayar di teller. Itu berarti yang bulan maret saya tidak membayar. Jadi untuk mendaftar nggak harus nunggu awal bulan.

Syarat Membuat BPJS

Untuk membuat BPJS ini tentu ada syaratnya. Nggak cuma datang ke kantor terus buat. Berikut ini syarat yang harus dibawa saat mendaftar BPJS:

1. Pas foto ukuran 3×4 warna (1 lembar cukup)

Kalau masih bayi, nggak pake foto nggak apa apa. Ketentuannya entah warna apa, tapi kemarin saya pakai yang background merah.

ads by google :

2. Foto copy KTP

Untuk foto copy KTP ini harus semua yang ada di KK karena sekarang kalau buat BPJS harus 1 KK ikut semua.

3. Foto copy KK atau kartu keluarga

Untuk KK ini jangan lupa bawa yang asli, kemarin saya disuruh balik karena nggak bawa KK asli.

4. Foto copy rekening tabungan

Rekening tabungan ini harus yang punya tabungan yang hadir karena berhubungan dengan permintaan auto debet nanti. Selain itu harus diantara satu KK yang didaftarkan. Jangan lupa yang asli juga dibawa.

Baca juga: Syarat dan Tata Cara Mendaftar Auto Debet

5. Foto copy akte kelahiran anak

Kalau anaknya baru lahir, nggak usah bawa foto copy akte, cukup bawa foto copy surat kelahiran dari desa.

6. Foto copy surat nikah

Lebih aman lagi yang asli dibawa sekalian, sebenarnya nggak ditanyai sih.

7. Ikut edukasi pas di kantor BPJS

Nanti kalau pas diperiksa persyaratanya sudah lengkap, kita akan disuruh satpam untuk ikut edukasi.

Setelah edukasi, kita diminta ngisi form terus minta antrian sama pak satpam dan nunggu sampai nomor kita dipanggil.

Saran saya kalau datang nggak usah terlalu pagi, karena antrinya naudzubillah. Selain itu jangan datang pas hari senin, selain antri lama di kantor BPJS, kita juga harus antri lama di bank. Pendaftaran BPJS dan juga teller bank tutup jam 3 sore, jadi sahabat bisa mengira ngira jam berapa datangnya.

Untuk kelas perawatan sendiri, dalam satu KK tersebut kelasnya harus sama. Kalau kelas I ya harus kelas I semua. Dan tambahan lagi, jika sudah punya askes lain seperti jamkesmas ini sudah tidak bisa daftar BPJS lagi.

Tentang kelas perawatan ini, jika sahabat sudah terlanjur daftar di kelas III tapi ingin pindah ke kelas I atau sebaliknya bagaimanakah caranya? Temukan jawabannya di Syarat dan Cara Pindah Kelas Serta Faskes I BPJS

Lalu bagaimana dengan proses perawatan di rumah sakit jika kita naik kelas? Misalnya BPJS kita kelas III, tapi ternyata ruangan penuh atau atas inisiatif sendiri kita naik ke kelas perawatan di kelas I. Bagaimana sistem pembayarannya nanti. Baca selengkapnya di Plafon dan Pembiayaan Naik Kelas Perawatan BPJS

Oh iya, sekarang ini BPJS nggak bisa langsung dipake. Kita harus nunggu sekitar 2 minggu atau 14 hari kemudian setelah tanggal pembuatan baru bisa menggunakan kartu BPJS ini. Jadi kalau baru daftar BPJS, terus langsung periksa dirumah sakit, kalau kartu BPJSnya belum diterima ya jangan nyalahin rumah sakit, emang prosedurnya kayak gitu. Be smartlah.

Itu tadi sedikit pengalaman saya tentang cara membuat BPJS. Semoga artikel diatas bermanfaat.

ads by google :
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *