Bahaya dan Cara Mengobati Berak Darah (Melena)

Pernah mengalami berak darah? atau saat BAB feses atau tinja berwarna agak kehitaman? Hati hati saat hal ini terjadi pada sobat atau keluarga sobat.

Melena merupakan salah satu penyakit berbahaya berupa keluarnya darah bersama kotoran tinja (feses). Darah ini lah yang nantinya membuat tinja berwarna kehitam-hitaman.Keadaan ini terjadi karena adanya perdarahan pada saluran cerna. Jika feses berwarna merah kehitaman itu berarti perdarahan berasal dari daerah lambung keatas. Seperti pada kerongkongan, lambung atau yang lain.

Jika perdarahan pada tinja berwarna merah segar, itu berarti perdarahan dari saluran cerna bagian bawah. Seperti perdarahan pada usus. Biasanya terjadi dengan kuantitas 50 sampai 100 ml darah yang bercampur pada tinja. Penyakit melena merupakan salah satu penyakit serius berbahaya penderitanya harus segera ditangani dengan dokter yang ahli.

cara mengobati berak darah

Dalam banyak kasus, si penderita tidak menyadari bahwa ia terkena penyakit melena. Ketika buang air besar, umumnya penderita penyakit melena ini hanya merasakan nyeri dan sakit di saluran pembuangan (rektum, anus). Penyakit ini melanda siapa saja dan biasanya penderitanya tidak terlalu hirau, panik ketika merasakan sedikit sakit di saluran rektum disertai darah yang keluar bersama tinja (tahi).

Hal tersebut dikarenakan sering terjadi hanya sebentar -dan dianggap penyakit biasa karena salah mengonsumsi makanan atau salah minum obat. Padahal penyakit ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.

Penyebab Penyakit Melena

Penyebab penyakit melena adalah pendarahan pada bagian saluran makan bagian atas. Faktor-faktor penyebab terjadinya pendarahan saluran makan bagian atas adalah sebagai berikut:

cara mengobati berak darah1. Terdapat ketidakstabilan dan pecahnya varises esophagus berupa varies, esofagitis dan mengakibatkan 45 sampai 50 persen pembuluh darah pecah.

2. Tukak lambung mengalami kelainan atau penyakit lambung akut

3. Faktor penyakit leukemia yang kronis

4. Penggunaan obat-obatan tertentu seperti alkohol, salisilat dan lainnya.

5. Kebiasaan makan tidak sehat dan tidak teratur

6. Terjadinya iritasi di lambung disebabkan konsumsi obat-obatan tertentu misalnya terlalu sering minum obat aspirin

7. Adanya kanker, tumor, radang usus ataupun luka di usus

8. Faktor penyakit ambeyen atau anus sobek

Gejala Penyakit Melena

ads by google :

Gejala penyakit melena sulit dikenali. Tiba-tiba saja si penderitanya buang air besar dan mengeluarkan darah dalam jumlah banyak bersama tinja yang dikeluarkan. Biasanya paling maksimal gejala awal adalah muntah darah yang sudah bercampur asam di lambung.

Hal tersebut diakibatkan terjadinya pendarahn di lambung dan usus dua belas jari yang sangat parah sehingga keluar melalui dua pintu: mulut (muntah darah) dan anus (tinja bercampur darah).
Asam lambung yang meningkat, pendarahan yang terjadi juga disertai kuman dan bakteri.

Gejala yang timbul selanjutnya adalah penderita otomatis kekurangan darah (anemia) sehingga merasa sakit kepala atau pusing, dada terasa nyeri dan wajah dan kulit terlihat pucat.

Baca juga: Bahaya dan Cara Mengatasi Anemia Pernisiosa

Gejala selanjutnya adalah semakin parah berupa darah rendah, produksi air kencing berkurang, dan makin cepatnya denyut nadi. Pada tahap paling kronis dan paling ditakutkan adalah makin berkurangnya suplai darah ke otak.

Bahaya Penyakit Melena atau Berak Darah

Penyakit Melena tentu sangat berbahaya ya Sob. Melena muncul juga akibat berbagai faktor-faktor penyakit berbahaya dalam tubuh. Bila diabaikan dan tidak segera dirawat secara intensif, maka penyakit melena dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya.

Cara Mengobati Hematemesis Melena

Biasanya penyakit melena ditangani langsung dengan dokter ahli. Karena berhubungan dengan penyakit dalam yang serius. Pengobatan sederhananya adalah mencegah. Yaitu mencegah dari potensi terkena penyakit melena. Di antaranya adalah:

1. Menjaga makanan dan minuman yang sehat, bebas pengawet, bebas alkohol.

2. Menjaga pola makan sehat dan teratur
3. Menjaga kesehatan lambung dan usus dengan menjaga asupan yang dikonsumsi

4. Segera mengobati penyakit berbahaya seperti kanker, tumor dan iritasi di lambung dan usus agar tidak semakin merembet dan memperparah penyakit melena.

5. Segera periksa dan obati ke dokter jika tidak segera sembuh.

Semoga beberapa ulasan tentang penyakit melena diatas dapat bermanfaat dan membantu.

Baca juga:

Manfaat Pepaya, Bolehkah Ibu Hamil Makan Pepaya?

Cara Alami dan Mudah Menghilangkan Ambeien

Jangan lupa share ya.

ads by google :
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *