Tips Memilih Mainan Anak Edukatif dan Kreatif Sesuai Usia

Mainan ternyata bukan sekedar untuk menyenangkan hati sikecil, tetapi mainan ini ternyata juga dapat digunakan untuk memicu kreativitas otak anak. Tips memilih mainan anak sangat disesuaikan dengan usianya. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan fisik motorik anak, baik motorik halus maupun motorik kasar.

Bagi Bunda yang punya anak, rasa kasih sayang terkadang dilimpahkan dengan menuruti semua apa yang diminta anak. Ingat ya Bunda, terutama bagi yang sudah jadi bunda dan anaknya sudah mulai minta mainan ini itu, bahwa harus selektif memilihkan mainan untuk anak. Karena menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pada 202 ditemukan berbagai zat berbahaya dalam mainan anak seperti timbale (Pb0, merkuri (Hg), Chromium (Cr) dan Cadmium (Cd). Bahan-bahan tersebut ironisnya ada di mainan anak-anak seperti puzzle, balok ukur berwarna, rumah hitung kayu, sempoa, dinosaurus kayu dan lain-lain.

tips memilih mainan anak

Oleh karena itu, sebagai orangtua yang baik, maka Bunda harus memilihkan mainan anak yang aman dan sehat ya.

Tips Memilih Mainan Anak Yang Aman

Ada beberapa tips memilih mainan anak yang aman. Di antaranya sebagai berikut:

1. Membaca label yang tertera di kemasan dan baca secara rinci bahan untuk membuat mainan tersebut.

2. Lihat untuk kategori siapa mainan anak tersebut.

3. Hindarkan anak dari mainan yang salah satu bahan pembuatannya dengan cat yang mudah cair.

4. Pilih mainan anak yang bisa dicuci, dan tidak menggunakan bahan kimia beracun karena otomatis akan menggau perkembangan dan pertumbuhan anak.

5. Lihat kualitas mainan, sesuaikan dengan usia anak dan sesuaikan dengan kesukaan anak dengan tetap memprioritaskan mainan anak yang sehat dan aman.

tips memilih mainan anak6. Jauhkan anak-anak usia di bawah 3 tahun dari mainan berupa koin, kelereng (guli), dan bola-bola kecil berdiameter 4,5 cm dan lebih kecil dari itu karena dikhawatirkan tertelan oleh anak.

7. Jika mainan menggunakan baterai, maka Bunda sebagai orangtua harus sigap mengunci baterainya dan pastikan anak tidak bisa membukanya agar tidak membahayakan anak seperti terbakar, leburan bahan kimia dan percikan api/setrum baterai.

8. Hindarkan anak dari mainan yang mudah patah dan memiliki nujung runcing, tajam dan memiliki bagian dari mainan yang mudah dilepas dan ditarik karena bisa membahayakan anak.

9. Pastikan anak tahu memanfaatkan mainan atau pastikan Bunda sebagao orangtua mengawasi anak yang sedang bermain.

Panduan Memilih Mainan Anak untuk Stimulasi Otak

ads by google :

Memilih mainan untuk anak juga harus mempertimbangkan perkembangan inteligensi anak. Tentu dong ya Bunda dengan bermain anak juga belajar dan mengasah kreativitas dan kemampuan berfikirnya agar menjadi anak yang cerdas. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Pilih mainan yang cocok dan tepat

Misalnya anak usia 6 bulan suka mainan yang ada bunyi-bunyian, maka cari mainan anak yang ada bunyinya agar melatih kepekaan anak, indera pendengaran dan juga indera penglihatan. Atau untuk anak usia 5 tahunan, maka puzzle atau mainan cards untuk melatih kemampuan kosakata anak.

2. Carikan mainan anak yang mempertajam logika dan meningkatkan kreativitas anak

Misalnya memasang balok rumah, puzzle, menyusun balok-balok, teka-teki, dan lain-lain.

3. Berikan mainan yang sesuai minat anak

Mainan ini seperti pesawat, mobil-mobilan, atau bola untuk anak laki lakiagar anak selain bermain juga aktif secara fisik dan memahami objek mainan. Misalnya bola untuk olahraga dan melatih kegesitan dan kecepatan, mobil untuk melatih fokus dan keterampilan mebgotak-atik sparepart mobil, dan lain-lain.

4. Berikan mainan yang menstimulasi otak

Mainan seperti ini misalnya lego atau rancang bangun. Dengan bermain lego kreativitas anak akan terbentuk untuk membuat berbagai bentuk benda.

Usahakan semua mainan tetap menomorsatukan sisi keamanan dan tidak membahayakan anak. Bila kira-kira membahayakan anak, misalnya pesawat, karena mainan pesawat ada sayapnya dan dikhawatirkan ujung sayapnya mungkin agak tajam dan ditakutkan mengenai anak, maka sebaiknya mainan anak tersebut segera diganti.

Baca juga:

7 syarat Penting Memilih Tempat Tidur Bayi

Tips Mudah Memilih Susu Formula Terbaik

Semoga bermanfaat.

ads by google :
Oleh :

Bermanfaat kan? Yuk Share ke :
Facebook Tweet


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *