Cara Mudah Merawat Bayi Prematur di Rumah

Cara merawat bayi prematur di rumah agar bayi senantiasa hangat dan sehat tanpa inkubator. Persalinan tentu menjadi momen paling mendebarkan bagi pasangan suami istri di dunia ini. Bagi mereka yang beruntung tentu akan sangat bersyukur bisa melahirkan bayi normal tepat pada waktunya. Namun, bagi mereka yang melahirkan secara prematur tentu dibayangi rasa cemas akan kesehatan sang buah hati.

Bayi lahir prematur harus menjalani perawatan khusus dalam NICU (Neonatal Intensive Care Unit) hingga bayi itu dinyatakan normal dan diizinkan untuk dirawat di rumah bersama orang tuanya. Bagi Bunda yang bingung dengan cara merawat bayi prematur, berikut ini kami paparkan beberapa tips yang bermanfaat untuk Bunda belajar merawat bayi prematur.

Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

Berikut ini adalah tips bagaimana cara bunda merawat bayi prematur di rumah.

1. Menyiapkan kamar bayi

Bagi bayi yang lahir prematur tentu sangat sensitif dan daya tahan tubuhnya masih lemah. Oleh karena itu, aturlah kamar bayi sedemikian rupa agar udaranya bersih, bebas dari polusi udara, dan steril.

2. Mengatur suhu kamar bayi

Setelah menyiapkan kamar yang bersih dan aman, pastikan mengatur suhu kamar agar tak terlalu dingin atau panas. Aturlah hingga suhu 26 atau 27 derajat celsius supaya suhu tubuh sang buah hati tetap terjaga.

3. Metode KMC (Kangaroo Mother Care) Untuk Bayi Prematur

cara merawat bayi prematur

Sesuai dengan namanya, metode KMC adalah memposisikan bayi agar berada di dada sang ibu dan kulitnya saling bersentuhan langsung dengan ibunya. Hal ini sangat penting supaya suhu badan buah hati Bunda tetaplah stabil. Selain menjaga tubuh bayi, metode KMC juga menciptakan bonding alias ikatan emosional antara ibu dengan anak. Metode kanguru tersebut disarankan untuk bayi dengan berat badan di bawah 2,5 kg.

4. Lingkungan tenang

Bayi prematur haruslah berada di lingkungan yang kondusif agar perkembangan tubuhnya bisa berlangsung dengan baik. Usahakan sebagai orang tua, Bunda mampu menciptakan kondisi yang kondusif agar sang bayi bisa tidur lelap dan tenang. Hindari kondisi ruangan yang terlalu terang atau bising supaya tidak mengganggu tidur si kecil. Pasalnya, bayi prematur tentu butuh waktu tidur lebih lama dibandingkan bayi yang lahir secara normal.

5. Rutin periksa ke dokter

Walau Bunda bisa merawatnya sendiri di rumah, pastikan bayi Bunda tak luput dari pengawasan dokter. Bila Bunda rutin mengkonsultasikan kondisi bayi ke dokter, maka Bunda juga dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi Bunda dengan baik.

6. Beri ASI eksklusif

ASI adalah sumber nutrisi yang sangat vital bagi bayi prematur. Pemberian ASI eksklusif bisa membantu menambah berat badan dan meningkatkan imun atau kekebalan tubuh bayi Bunda. Bagi Bunda yang memiliki bayi prematur, sebaiknya memberikan ASI dalam jumlah yang sedikit, tetapi sering. Bila bayi Bunda tak dapat langsung menyusu lewat ibunya, Bunda bisa mencoba memompa ASI lebih dulu lalu memberikan ASI perah tersebut ke sang bayi.

7. Pakaian bayi yang bersih dan hangat

Usahakan untuk menjaga kebersihan baju yang dipakai oleh buah hati Bunda. Pastikan mencuci baju si kecil dengan bersih dan terbebas dari debu atau tungau. Serta jangan lupakan juga untuk selalu menjaga agar bayi ntetap hangat.

8. Menjemur bayi di pagi hari

Agar kulit bayi Bunda tak kuning, Bunda bisa mengajak si kecil berjemur di bawah paparan sinar matahari pagi selama 10-15 menit. Jagalah juga kebersihan badan bayi Bunda. Pakailah peralatan mandi dan segala produk yang khusus ditujukan bagi bayi supaya ia tak mengalami iritasi.

9. Rajin memberi stimulasi

Bayi yang terlahir prematur butuh stimulasi seperti sentuhan, suara, dan juga penglihatan agar tiap organ tubuhnya bisa berfungsi secara sempurna. Sebagai orang tua, berikanlah stimulasi seperti mengajaknya bicara dengan jarak sekitar 30 cm di depan wajah sang bayi sembari menatap kedua matanya. Pastikan bayi Bunda merasakan kehangatan kasih sayang dari orang tuanya.

10. Selalu siaga

Pastikan Bunda menyimpan nomor telepon dokter dan rumah sakit yang menangani anak Bunda. Sehingga, ketika sewaktu-waktu ada kondisi darurat, Bunda bisa langsung menghubungi mereka untuk meminta pertolongan.

Demikian tadi beberapa hal cara merawat bayi prematur yang bisa bunda lakukan setelah si kecil di rumah.

Baca juga:

Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Alami dan Cepat

Tips Perawatan Tubuh Setelah Melahirkan yang Benar

Selamat mencoba

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.